Alat Peraga Edukatif Kembangkan Motorik Anak

Wisma Wahyudi 21 Januari 2020 10:51:09 WITA

Mengawali tahun 2020 dan juga sudah menjadi  agenda rutin bulanan yaitu setiap tanggal 20 pada Posyandu Bd. Tegal dan Tgl 21 di Posyandu Bd. Sangker . dilakukan berbagai kegiatan diantaranya pemberian PMT bagi Balita, melakukan cek rutin timbang hingga ukur tinggi badan serta kondisi gizi dari balita. Selain itu juga ada kader KPM yang selalu hadir guna mengontrol berkembangan balita guna mencegah adanya gizi kurang baik ataupun Stunting berkenaan dengan hal ini untuk mengontrol motorik dari balita kader BKB juga hadir dengan Alat Peraga Edukatifnya.

Peran APE ditujukan untuk mengembangkan kreativitas melalui tiga hal berikut: Keterampilan motorik halus dan wawasan berpikir anak Dengan bergerak, seperti berlari atau melompat, seorang anak akan terlatih motorik kasarnya, sehingga memiliki sistem perototan yang terbentuk secara baik dan sehat. Kemampuan motorik halusnya akan terlatih dengan permainan puzzle, membedakan bentuk besar  dan kecil, dan sebagainya.

Kemampuan sosial-emosional

Anak melakukan aktivitas bermain karena ia merasa senang untuk melakukannya. Pada tahap-tahap awal anak melakukan aktivitas bermain karena ia merasa senang untuk melakukannya. Pada tahap-tahap awal perkembangannya, orang tua merupakan kawan utama dalam bermain. Pergeseran akan terjadi seiring dengan bertambahnya umur anak, terutama setelah memasuki usia sekolah. Di sekolah, anak akan mengalami proses sosialisasi bergaul dengan kawan sebaya dan dengan gurunya.

Kemampuan kognisi (kecerdasan)

Dalam proses bermain, anak juga bisa diperkenalkan dengan perbendaharaan huruf, angka, kata, bahasa, komunikasi timbal balik, maupun mengenalobjek-objek tertentu. Misalnya bentuk (besar atau kecil) dan rasa (asam, manis, asin, atau pahit). Pengembangan kreatifitas  sejak usia dini, tinjauan dari penelitian-penelitian tentang proses kreativitas, kondisis-kondisinya, serta cara-cara yang dapat memupuk, merangsang, dan mengembangkan menjadi sangat penting . Ada beberapa alasan, kreativitas seseorang perlu dipupuk sejak dini agar lebih bermakna dalam hidup dan kehidupan anak.Pertama, karena dengan ber- kreasi orang  dapat mewujudkan (mengaktualisasikan) dirinya.

Aktualisasi diri merupakan kebutuhan pokok pada tingkat tertinggi dalam hidup manusia.
Kedua, berfikir kreatif sebagai kemampuan untuk melihat bermacam-macam kemungkinan penyelesaian terhadap suatu masalah, merupakan bentuk pemikiran yang sampai saat ini masi kurang mendapat perhatian dalam pendidikan. Ketiga, bersibuk diri secara kreatif tidak hanya bermanfaat (bagi diri pribadi dan lingkungan ) tetapi juga memberikan kepuasan kepada individu.

Fungsi APE Meningkatkan Kreativitas Perkembangan Anak Dengan demikian permainan edukatif dipandang sangat penting dalam meningkatkan kretaifitas anak terutama dalam hal kemampuan berbahasa, berpikir, serta bergaul dengan lingkungannya. Disamping itu, permainan edukatif juga bermanfaat untuk menguatkan dan menerampilkan anggota badan si anak, mengembangkan kepribadian, mendekatkan hubungan antara pengasuh dengan anak didik, serta menyalurkan kegiatan anak.

Hadir pula dari pihak Puskesmas II Kubutambahan  untuk mengecek kesehatan dari bapak /ibuk lansia desa Mengening. Antusias warga sangat kami harapkan guna mendukung program pemerintah mewujudkan Indonesia Sehat.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Media Sosial

FacebookTwitterYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

JAM DIGITAL

kalender bali

Lokasi MENGENING

tampilkan dalam peta lebih besar